Jumat, 28 September 2012

Distorsi Hening 1727 Desibel

 
: sunyi,
dan kebisuan terbiaskan melewati pagi
yang selalu memberikan riuh
untuk melangkahkan kaki..

apa yang menjadi balas bagi salam sapa jernihnya?
apakah hanya distorsi keheningan yang diharapkan?



..nah,
dengan segala hormat..
sekarang apa lagi yang dapat kita bicarakan..!?
sementara
dinding itu 'ngkau bangun semakin terjal
dan berlava..!?
sedangkan kita terpisah dimensi jarak terbentang..
aku di ulu..
'ngkau di ilir..
meradang
diantara rentang membakar

uhh, kalau itu saja.. 
semoga terbentanglah layar
menempur hamparan laut
tanpa tanya,
tanpa jawab
dan sepi
menutup malam di sana

-- sementara kayuh telah mererak rapuh dan lunas bahtera telah dipahat ombak.. 
lalu perlahan dipeluk samudera. --


Sajak Kolaborasi dengan Romi Wolf Chrome

.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar