betapa nikmat,
gelap dinikahi dingin dinihari..!
kata
telah tak sempat terlempar,
sebab
kotaku dipeluk mesra kedua mempelai..
ahay..
inilah sajakku, sayang… sajak seseorang yang terpenjara dan menyandarkan kehidupannya pada mata kail kenangan.. namun, bukankah selalu ada batas, meski untuk jiwa yang paling amarah sekalipun..? (rememory – Efvhan Fajrullah)
: entah
: ha ha..
: sebab,