inilah sajakku, sayang…
sajak seseorang yang terpenjara
dan
menyandarkan kehidupannya
pada mata kail kenangan..
namun,
bukankah selalu ada batas,
meski
untuk jiwa
yang paling amarah
sekalipun..?
(rememory – Efvhan Fajrullah)
Selasa, 12 Juli 2011
-- bulan seperempat bayang --
: sinarnya menabrakku
mencipta siluet
tanpa awalan
...sekali ini
lagi kunyatakan dengan segala praduga
"aku bebas kau terjemahkan,
kemarin bangsat
hari ini kutubusuk
besok mungkin kecoa...!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar