Selasa, 28 Mei 2013

Obiter Dictum atawa Cubitan Sambil Lalu..!


: orang-orang tambun sedang berkelahi
berebut sesuatu
sambil meneriakkan kata ”BERIKAN..!”
berkali-kali..
mereka seperti mencari
yang hilang dari diri..

kuteriakkan -- dalam hati..! --
hingga serak suara batin

"Hoii…Ta’uuun*..!
kalian cari apa?
kecoa nungging...!
ngaku saja, kalian cari apa?
duit? dompet.. cincin kah?
gigi emas? atau apa..?

ngomong..
atau kupukul..!?"

cuma tatap nanar
tetes liur menjijikkan
tanpa jawab..

-- ada kursi di sudut panggung
compang-camping
kaki belakangnya ocol** setengah
pada sandaran tertulis samar "DEMOCRAZY..!"


* bibit penyakit.  **lepas (bahasa Palembang)

lagu senja..

: senja 
dan 
rerintik hujan..
menegaskan cerita
tanpa koneksitas
tanpa kenangan..

Senin, 27 Mei 2013

cemburu kabut..

: salam dari matahari 
sejak fajar tadi..
ia menggumamkan resahnya 

tanpa payung awan..
bahkan
sang kabutpun cemburu kali ini..
aha..!

bincang absurdis

: bincang pagi dan cuaca..
mereka 

menengkarkan filosofi angin
yang tak pernah mau setia..!

salammalam..!

cuma pingin ngucapin:
selamat berjuang untuk tidur, sayang..!

-- jangan bermimpi, ya..
sebab,
aku tak berani berjanji menunggu
untuk bertemu
dalam mimpimu..! --

ambang subuh..


: seharusnya
dingin ini memeluk
mendekap
dalam syahdu
dan haru menjelma..

argh..
ia berkhianat
pada rembulan, rupanya..
...dan
lembayung fajar
menceritakan gigir kabut
di seambang subuh..

aku
gegar gemetar
disengat dingin..
ugh..!

Sabtu, 25 Mei 2013

sajak embun tiris

: melihat embun tiris di mata..
ketika bait sajak mengaliri bibirmu
tersisa kenangan

sedikit, memang..
itupun terujung



paling palung..!

padahal..

inginku awan terus mendekap dingin
hingga 

kabut angin kelak takmau menatap
agar 

kurasa ikhlas itu..

Selasa, 21 Mei 2013

P F L H

: perigi pulangku kering
menyisakan selaras pematang
dan
bulir padi kosong
tiba-tiba saja disiram hujan
berderai
aish,
andai saja..

pada klep hati

: baiknya,
kita sudahi pertikaian hati ini..
'ngkau silakan pergi
dengan hati baru..
aku bersama kebodohan
hati lamaku..
dengan sedikit tambalan
pada klep-nya..!
biarlah.

Senin, 20 Mei 2013

-- Junk Think..!? --


: semestinya..!?
ahh..
tak pernah ada kemestian..!
meski pun harus,
sebenarnya itu cuma kebetulan,
momen sesaat belaka..!

dem.

de javu nol koma 17 detik..


: sepertinya takkan usai mimpi
dikejari harap
terpontang-panting
lamur pandang
sedang
harum kenangan pucat pias
terlerai sumir
dan
tempias badai waktu

mereka menghujani sulfat
pada dinding hati..
padahal...
aku cuma sedang pingin
bercinta..!

augh..

-- different angle --

: malam ini di kotamu
hiruk pikuk
para politikus cari muka
bikin acara mewah
Live
miliaran rupiah berhamburan
demi sebuah kursi kekuasaan..!?

di seberang panggung konser
keruh air sungai serupa airmata
mengalir riak
menceritakan harga BBM merambat diam-diaman
nyanyi serak anak jalanan
dan
parade pengangguran..!

Ha ha..

mencurigai tidur..


: sungguh
aku mencurigai tidurku semalam
penuh semangat ia menjejaliku
dengan madurayu berjudul mimpi
aha..
dalam sumir absurditas
aku merendam dingin di pantai kabut
kupinjam selimut fajar untuk berdiang
sekedar menakar
sepantas apa harapan bertikai..!

dan..
ketika mendusin
kudapati kenyataan
bahwa sang tidur terlalu mengada-ada
ha ha..

Kamis, 16 Mei 2013

senja di kaki gunung


: aku ini hari
tak mencari cinta
di antara kaleng, handphone, pada cuaca
kabut serta awan
gunung, rimba tiada berangin
menghisap diri
dalam mempercaya mau berpaut*

(* sekalimat cuplikan senja di pelabuhan kecil - Chairil Anwar)

Rabu, 15 Mei 2013

Ugh..!

: mestinya..
'ngkau temukan
aku seperti sekarang..!?
cuma pias
pucat tak berdarah
tanpa binar kornea
pudar
diberangus rindu
menatap matamu..

ugh..!