Rabu, 07 November 2012

sajak ngawur-isme (posisi tumbuh tanduk)

SATAN dialogue:
"hei.. siapa meributkan pepes kosong berjudul mimpi..?
apa 'ngkau tersakiti pikir dan jiwa..
...

atas segala pikiran dan jiwa terkutuk maha kelamku?
sejak kapan, ya?
ah.. nonsens, itu..!!
bullshit, beserta sejutasatu pantat kuali dan kutu busuk..!

sudahlah Ayuk Peri, cukup..!
ayolah, hentikan ocehan pura-pura senangmu
kau pikir aku tersanjung dan tertipu, ha?
taklah..

'ngkau cukup mengenalku
dan aku tak kurang memahamimu, ya ga?
tak usah ngangguk..
mungkin aku memang bukan pengingat yang baik
yang mampu mengingat segala detil kejadian..
tetapi, aku bukan pula pendendam yang buruk, kan..?
hehe..

udah, ah..
dipanggil muadzin.. ngajakin ashar..
bye.."
.

Selasa, 06 November 2012

sajak ngawur-isme..!

Ayuk Peri dialog:
"So..
gue harus koprol sambil bilang 'WoW', gitu..!?

taklah..!

lagipula aku tak pernah pingin
menjadikan siapapun musuhku..
...
kecuali, musuh kreatif
-- dan..
'ngkau tak mampu untuk itu..! --

tak perlu khawatir..
bagiku, tak ada masalalu itu, setan..
sebab,
telah kujadikan masabodoh-lah..! 
'ngkau telah mati dengan sukses
di hatiku"

hehe..
-- maaf lagi --

.

ga serupa, haha..

"maafkan..
aku telah menipumu dengan kejujuran dan kesetiaan..!?"

: aku cuma ga mau serupa bangkai laron di kamar mandi
berkaparan,
berlepasan sayap
percayalah..
aku tetap akan membisikkan dan merayakan leluka kita..
hingga sunyi itu merdu seketika..!

...

pertanyaanku;
siapakah
-- selain kamu --
yang pernah 'tertipu kejujuran dan kesetiaan?'
haha..
.

...dong..!


: tulis saja..
apapun, sesukamu
biarlah katakata menjadi kalimat
paragraf
menjadi sajak
puisi
serapah
atau apalah.. namanya
...

setelahnya
biarkan ia menemukan jiwa atau kematiannya
biarlah..

"sama hal, jika seseorang cukup bodoh meninggalkanmu..
maka, 'ngkau harus pula cukup pintar melupakannya
tak perlu
memintanya bertahan
ketika ia mengingin pergi..!"
.

-- How Could You..!? --


ada hukum alam tak tertulis..
berlaku untuk semua mahluk hidup yang "punya nurani",
mengenai.. kebutuhan
atau keinginan!?
seperti.. cinta.

: jika 'ngkau membutuhkannya
tetapi tak menginginkan..
maka ia akan tinggal, menetap, mengendap dan menemani
sedangkan.. jika kamu menginginkannya
tetapi tak membutuhkan..
maka ia akan pergi tanpa basa-basi..!

atau ada alternatif lain ?

.

Jumat, 02 November 2012

STRIKE..!



: dari tanganmu
meluncur bola pertama
bola api
tak tersentuh tongkat pemukulku
mengenai dada kanan
paru-paruku
strike one..!


bola kedua berdesing
bola salju
melenceng 2 milimeter dari stick yang kuayun
menusuk dada kiri
jantungku
strike two..!

bola terakhir api dan salju
berkesiur panas-dingin berganti
berkecepatan 17 kali cahaya
aku tak sempat mengayun pemukul
terpaku, beku
menumbuk cepat
tepat pada ulu hati
tergugu..
dan, lumpuh seketika
strike three..!
.

Kamis, 01 November 2012

Desert Garden


"one day.. someday is here..!"
"suatu hari nanti itu.. adalah hari ini..!"

suatu waktu di saat-saat telah lalu
aku pernah membangun sebuah rumah
kunamai istana cìnta, bersamamu..
dengan sebuah taman hati
kolam kasih
...

di tengah-tengahnya
(kurencanakan juga indah)

tetapi, hidup memang sebuah mimpi bagiku
meski di dalamnya terdapat banyak hal
yang bahkan lebih buruk
dari kematian, nasib dan taqdir menjadi ketentuan
kejam dan tragis

lalu menyadari ketololan paling absurd bahwa:
yang kubangun itu
ternyata hanya sebuah taman di istana pasir..

'bagaimana mencinta seseorang
dan.. tak tau bagaimana mencintainya..!'
haha..
terimakasih telah pernah menjadi seseorang yang mengajariku mencintai
dan, dicintai..!?
.

KETIKA:


Karno bilang berì 10 pemuda..
Hatta bilang sederhana itu iman..
Harto bìlang saya ingetken..
Abdu bilang gitu aja kok repot..?
Bambang bilang turut prihatin..
Taufik bilang malu jadi orang..
dan,
aku cuma mau bilang.. 
pancung koruptor..!

Cacophony rentang nada gelap

: aha..
hujan lagì di sini
seperti memberitakan sepi yang bernyannyi
seperti lengking biola berderak
tergesek gergaji..
ia memainkan rentang irama,
meretak nada kelima
bug.. bug.. bug.. berulangkali
...

dan,
gemuruh geledek sambaran petir
menjadi harpa
melengking pula ditetak
ditolak-tolak menggempur lantai bumi diri
hingga terkoyak-masai

jelas saja aku kecewa..
jadi, tak perlu penjelasan apa-apa
toh akan lebih menyakiti gendang telinga batinku..
- cukup nikmati saja, apapun yang terjadi -

jauh lebih nyaman, kan?

Senin, 29 Oktober 2012

Rest in not Peace










"time pass slowly
and I'm here.. absolutely dying.."

: hei..!
jangan jauh-jauh melayangnya..
teriak lantang pada si jiwa yang membubung
hanya membubung
tanpa arah

di kegelapan pula

haha..
sampai jumpa di neraka

-- itu pun jika Malik memberi izin visa..--



.

Senin, 22 Oktober 2012

fatalitation

 
scripta manent.. verba volant..

: ya, mungkin benar..
atau
malah kekeliruan besar..!?
bukankah yang tertulis akan mengabadi..
yang terucap, akan berlalu..
lenyap bersama angin..!?
mungkin
karena memang 'ngkau takmau diperjuangkan,
bukan karena tak pantas..!



aku mahfum..
itu memang bukan sifat "keperempuanan"
.. nah,
jadi.. jangan pula kau usir bayang
atau
kenangan tentangku
dari hidup atau jiwamu..
percuma..!


-- bukankah 'ngkau yang memenjara dan membunuhi mimpimu sendiri..!? --

.

Rabu, 17 Oktober 2012

acuh..!









: kini gelegar guntur menggemuruh
menghantami genting rumah batin..
hujan lagi di sini,
sekali lagi -- seperti biasa --
dia selalu mengajarkanku
menafsir segala kerinduan
dan luka mengajariku
betapa nikmat "kebahagiaan"
hingga
tunaikah segala mimpi
di sesorean janji..!?

mimpi kita tersuruk-serak di lipatan terbawah alam absurdis utopia angkuh
berjudul acuh..!
Ugh.


.

Selasa, 16 Oktober 2012

rendesvouz sajak sebangkai (bukan) penyair


: mengapa harus sajak
yang aku tulisi di keningmu,
di pelipismu,
di pipimu?
– apa masih basah dirindu awan? –
sementara kemarau menunjuk batang hidungku,
angin menggoyangkan sendi-sendi sepi


..tiba-tiba aku
sadar dan menyesal,
menemukan rinduku terburai mengampas..
-- dalam seduhan kopi --
sedang 'ngkau menyesal dan sadar
.. rindumu membungkal jadi pahit
kita seruput cangkir yang sama
tetapi, berbeda rasa..!
haha..
bus senja melaju,
lonceng di dada mengasapi ruang-ruang kosong
dan gelap

– mungkinkah di situ kau temui bangkai penyair? –
pastikan saja,
tak ada suatu yang tampak manis dalam keharuan ini,
esok nanti tak ada perahu kertas
yang dilayarkan bersama surat cinta,
warna-warna lampu mengedip pada batu!

bukankah seperti katamu,
denganku adalah:
kenangan bodoh yang manis?


Sajak Kolaborasi dengan Hadihaqyan D. Donny

Kamis, 04 Oktober 2012

Illiyin atau Sijjin..? (tak ada yang abu-abu)

 
: patah hilang..
tak tumbuh lagi..!



usai, ah..
sebuah lakon..
babak kedua,
adegan ke-17 fragmen..
picisan atau tidak,
itu sudah bukan urusan..
sebab,
lampu-lampu panggung belum black out..
plot masih pula berloncatan,
flashback, maju-mundur
seiring improvisasi pemeran utama..
hingga,
ending masih "sangat terbuka"
untuk segala kemungkinan..
sekarang terserah,
silakan pilih..
happy..
sad..
absurd kah..?

-- aku sudah takmau tau.. --

.

Selasa, 02 Oktober 2012

tepi pigura tanpa potret

 


: de javu..
seperti selalu aku terbunuh
ketika berdiri menatap pigura
di kokoh dinding ruang batin
kosong pandang
-- yang kutau pernah begitu terisi --
dulu..
selembar potret keluarga
diapit dua perempuan terkasih
dalam wajah bening
senyum indah
dengan jiwa paling ramah
memaku tatap untuk menyimak penuh

dan,
itu sekarang..
tertinggal abu di tepi kenangan
ough..
.