inilah sajakku, sayang… sajak seseorang yang terpenjara dan menyandarkan kehidupannya pada mata kail kenangan.. namun, bukankah selalu ada batas, meski untuk jiwa yang paling amarah sekalipun..? (rememory – Efvhan Fajrullah)
Senin, 08 Agustus 2011
Senin, 01 Agustus 2011
klop..!!
by Efvhan Fajrullah on Saturday, August 7, 2010 at 7:55pm
"...and, to sink in it, should you burden love..! too great oppression for a tender thing."
(William Shakespeare - Romeo & Juliet)
"...dan, dengan tenggelam dalam cinta, kaubebani asmara..! teramat berat baginya yang seringkih itu."
: duuhhh...pengantin Qalbu,
maka takkan kukosongkan gelas-gelas kasihku
untuk tetap menadahi tetesan cintamu,
agar seperjauh apa pun tualang
tak jadi hambar-hampa
tanpa restumu
taqdir yang mempertemu
dahaga kasih menagih..!

Kekasih...
kau dengarkah getar rindu
menanti 'ntuk serahkan
rusuk tercecermu
kenapa kau lelah mencari...?
-- padahal, aku selalu di sisi hatimu....--
pada pantai basah di dingin gemunung
aku mengimpikanmu:
'ngkau merebahkan kata-kata pada cuaca
dan
aku gagap dalam keterpesonaan...
mentari hidup menjelma diam-diam
tanpa kedip atau aba-aba..!
* Kolaborasi dengan puisi Andi Metta
(William Shakespeare - Romeo & Juliet)
"...dan, dengan tenggelam dalam cinta, kaubebani asmara..! teramat berat baginya yang seringkih itu."
: duuhhh...pengantin Qalbu,
maka takkan kukosongkan gelas-gelas kasihku
untuk tetap menadahi tetesan cintamu,
agar seperjauh apa pun tualang
tak jadi hambar-hampa
tanpa restumu
taqdir yang mempertemu
dahaga kasih menagih..!
Kekasih...
kau dengarkah getar rindu
menanti 'ntuk serahkan
rusuk tercecermu
kenapa kau lelah mencari...?
-- padahal, aku selalu di sisi hatimu....--
pada pantai basah di dingin gemunung
aku mengimpikanmu:
'ngkau merebahkan kata-kata pada cuaca
dan
aku gagap dalam keterpesonaan...
mentari hidup menjelma diam-diam
tanpa kedip atau aba-aba..!
* Kolaborasi dengan puisi Andi Metta
klop..!!!!!
by Efvhan Fajrullah on Saturday, August 28, 2010 at 5:24pm
Duhai, di mana dikau sebayang rindu,
masih setiakah menziarahi Qalbu..?
: Pyaarrrr...
tuas jantungku memompa darah berdegub
ahhh...
mengalir cepat ke segala syaraf
pecahlah dukaku
seperti usai nyemplung
di telaga bening
dingin
tetapi damai
dan hening...!
(Hanya dlm angan:
aku memelukmu dalam dekap bara rindu
mengelus lentik bulu mata
dan tirus lesung pipimu
mengecup bangir ujung hidung
menyentuh lembut dawai bibir indahmu
menghirup manis aroma harum nafas
dan menghitungi irama degup jantungmu
dalam keriapan angan itu)
Aiiihhh...hanya dalam angan..!
biarkan dulu menyelami anganan itu
menyentuhmu di alam abstrakku
dalam setiap jengkal wujud
kurasa kehangatan yg membakar ingin
ahh...aku tak ingin berhenti menikmatinya...
ohh, bila inginmu seperti itu
maka aku akan mengikuti alurmu
ke mana kau akan mengajakku...
seperti yg pernah kuucap dulu,
bahwa kau yg lebih dulu, baru aku...
* kolaborasi dengan puisi Andi Metta
klop..!!!
by Efvhan Fajrullah on Saturday, August 14, 2010 at 9:22pm
"...is love a tender thing? it is too rough, too rude, too boisterous; and it pricks like thorn." (William Shakespeare - Romeo & Juliet)
"...asmara, ringkih? tidak, malah terlalu kasar, dashyat, tajam, menusuk bagai duri."
: Fire Element
: ah, kekasih...
andai kau tau, telah ribuan kali kubunuh
jiwa kerdil narciscus pada cermin retak
bahkan,
bayang pun memusuhiku
sebelum taqdir mempertemu pada indah
luncip sudut matamu
hidup bagiku seperti bernafas sia-sia
melayari hari-hari berpekat pucat kabut halimun
dan kelam gulita kenistaan.
'kan kupersembahkan pada altar jiwa
anggur puisi dan sekerat roti hati
: kuharap hidanganku taklah menjemukan hingga terlidas lidahmu..!
: suguhannya akan kutunggu....
dan sungguh, takkan pernah jemukanku
karena
selalu menawarkan macam rasa...
* kolaborasi dengan puisi Andi Metta
"...asmara, ringkih? tidak, malah terlalu kasar, dashyat, tajam, menusuk bagai duri."
: ah, kekasih...
andai kau tau, telah ribuan kali kubunuh
jiwa kerdil narciscus pada cermin retak
bahkan,
bayang pun memusuhiku
sebelum taqdir mempertemu pada indah
luncip sudut matamu
hidup bagiku seperti bernafas sia-sia
melayari hari-hari berpekat pucat kabut halimun
dan kelam gulita kenistaan.
'kan kupersembahkan pada altar jiwa
anggur puisi dan sekerat roti hati
: kuharap hidanganku taklah menjemukan hingga terlidas lidahmu..!
: suguhannya akan kutunggu....
dan sungguh, takkan pernah jemukanku
karena
selalu menawarkan macam rasa...
* kolaborasi dengan puisi Andi Metta
pesan seorang penyair..!
by Efvhan Fajrullah on Monday, December 20, 2010 at 2:59am
"yang bukan penyair dilarang serta..!"
: ujar serupa keluh seorang sastrawan besar,
dahulu
-- maka, aku hanya berdiri di muka pintu
mengetuk pun tidak --
.
Ramadhan ke-7
: sayang,
hitungan manusia tak pernah tepat
1000 bulan pun terbilang
tercecah kulum senyum
berdecap jantung
sejak itu
'ngkau berpaling
-- hingga, mulai dari awal lagi --
.
quo vadis
By Efvhan Fajrullah· Wednesday, August 25, 2010
: sampailah
di ujung cerita,
akhir
yang bukan ceria
mari,
kita rayakan masing-masing
kesakitan dan luka hati itu..!
sampai jumpa
entah kapan dan di mana..!
.
belajar mengaji
By Efvhan Fajrullah· Friday, August 27, 2010
'auuzubillahiiminassyaiton
bismillahirrahmannirrahhii
alif lam mimm...
.....
yaasiinn...
-- belum pula usai satu 'ain --
: iblis telah menjilati
meniup mata
hingga menjelma kantuk.
duhh...
.
pendaran air
by Efvhan Fajrullah on Saturday, October 2, 2010 at 11:59pm
: kutuliskan
sekuplet pesan
teruntukmu di atas air
pada gemericik
bening cerminnya
kemilau berpendar
gemerincing
ketika biasan sinar memantul
aiih, terlalu menyilaukan..!
-- menyakiti mata batinku --
.
semerta rindu
by Efvhan Fajrullah on Friday, October 1, 2010 at 11:06pm
: Takkan pula ku sudi mengalah
pada sang waktu,
kekasih...
sebab, dia pun tak pernah pula berhasil
memenjarakan hatiku yg merindu...!
ah, biarkan...
kita yang tak mengizinkan waktu
memenjarakan kita dalam ruang rindu
aku memelukmu dalam ruang hati
maukah
dirimu mendekapku dalam ruap mimpi...?
maka
akan kudekap lebih erat,
kupeluk dengan segenap haru
bahkan melintas ruang rindu dan mimpi...
di realita..!
Malam yg menjebak.
dan, kita terjebak rindu
hingga terbit kalut..!
Haha..!
kuharap hanya dalam hitungan jenak, pahit itu tertelan..
dan bukan terbekukan sang waktu...
.
KITA = Hati + Jiwa..?
by Efvhan Fajrullah on Friday, December 17, 2010 at 9:21pm
: aku sadari, ya jiwa..!
mungkin
ini memang bukan saatnya berjudi
dengan nasib
sebab,
terminal itu
terlalu sarat kepentingan
...dan
sebagai cermin hati
kumohon 'ngkau bijak
-- biarkan aku ngembarakan segala tanya --
.
stepa
by Efvhan Fajrullah on Monday, December 6, 2010 at 3:08am
-- dari puisi bangsa Indian suku Navajo --
: Spirit of Freedom..!
: kadangkala
manusia ingin menjadi orang lain
namun,
ketika kematian
-- ruh yg berlari seperti kuda di padang rumput --
datang
untuk pergi lagi mengembara...
tersadarlah,
"saat itu manusia adalah dirinya sendiri..!"
.
: kadangkala
manusia ingin menjadi orang lain
namun,
ketika kematian
-- ruh yg berlari seperti kuda di padang rumput --
datang
untuk pergi lagi mengembara...
tersadarlah,
"saat itu manusia adalah dirinya sendiri..!"
.
justru itu...
tak ada
yang tak bisa di ikhlaskan... .
tiada
sakit hati yang tak bisa dimaafkan
takkan ada
dendam yang tak bisa terhapus....

sebab,
...terabadi cuma kenangan
ikhlas
hanya dari besar hati
luasnya jiwa
tulus
hanya dari bening sanubari
terkekal adalah;
kematian.
.
yang tak bisa di ikhlaskan... .
tiada
sakit hati yang tak bisa dimaafkan
takkan ada
dendam yang tak bisa terhapus....
sebab,
...terabadi cuma kenangan
ikhlas
hanya dari besar hati
luasnya jiwa
tulus
hanya dari bening sanubari
terkekal adalah;
kematian.
.
Ranu Kumbolo - Semeru Situation
Ranu Kumbolo - Semeru Situation
: dingin menghentak kulit
dan gigir angin menusuk temulang
aku menghadiahi diriku dengan keping memoar
selintas, memang
tapi tak terlupakan.
Langganan:
Postingan (Atom)